Perbedaan SMS Banking, Mobile Banking, dan Internet Banking pada BCA, BNI, BRI, Mandiri, dll

Pada artikel sebelumnya yang berjudul Cara dan syarat buka rekening Tahapan BCA, banksentral.com berjanji akan bahas SMS banking dan mobile banking lebih lengkap: mulai dari cara mendaftarkan sampai transaksinya. Sebelum dimulai, perlu diketahui bahwa kedua layanan itu tidak sama. Untuk itu, artikel ini akan membahas perbedaan SMS banking dan mobile banking dulu.

Perbedaan SMS banking dan mobile banking (m-banking) tidak hanya berlaku pada BCA, tetapi juga bank lain seperti BNI, BRI, Mandiri, dan lainnya. Kedua fitur layanan ini memang sama-sama dijalankan menggunakan handphone atau ponsel. Namun, seperti dikatakan pada awal tadi: terdapat perbedaan.

Selain SMS banking dan m-banking, fitur e-banking (electronic banking) sebenarnya masih ada satu lagi, yaitu internet banking. Ketiganya sama-sama dapat dijalankan dengan smartphone atau telepon pintar. Ya, dengan kemajuan teknologi, khususnya gadget, internet banking tidak harus dioperasikan dengan laptop ataupun PC.

Atas dasar inilah ketiganya akan dibahas bersamaan.

Perbedaan SMS Banking, Mobile Banking (m-Banking), dan Internet Banking, serta Kartu ATM

SMS banking, m-banking, dan internet banking merupakan fitur tambahan e-channel selain kartu ATM. Ketiga fasilitas ini dapat dinikmati nasabah jika sudah membuat rekening tabungan di bank. Berbeda dengan kartu ATM yang pengoperasiannya harus menggunakan automatic teller machine, ketiga fitur yang sedang kita bahas ini bisa dijalankan dengan perangkat handphone di rumah. Waktunya kapan saja, 24 jam.

Ketiganya dibanding kartu ATM memang memiliki kelebihan. Yaitu kita perlu antre bila ingin transaksi. Akan tetapi kalau dicari-cari, kelemahannya tetap ada: tidak bisa tarik tunai. Selain itu, kekurangan lainnya ialah tidak benar-benar gratis. Maksudnya, untuk mengakses tetap butuh pulsa buat SMS, dan kuota data buat koneksi internet banking ataupun mobile banking.

Baca juga: Macam-macam produk tabungan BCA yang bisa Anda pilih

Dibandingkan ATM sudah diketahui perbedaan, kelebihan, dan kekurangannya. Sekarang gantian ketiganya dibandingkan satu sama lain.

1. SMS banking

Dengan SMS banking, nasabah bisa melakukan transaksi perbankan atas rekening bank yang dimiliki cukup dengan menggunakan handphone di genggaman. Agar dapat menikmati fasilitas ini tentu nomor handphone harus sudah diregistrasikan dengan layanan SMS banking. Caranya dapat melalui ATM atau datang langsung ke kantor cabang bank terkait.

Sesuai namanya, transaksi SMS banking menggunakan metode SMS. Anda harus mengetikkan kode perintah yang dibutuhkan dan dikirimkan ke nomor tujuan yang sudah ditentukan bank. Jika format yang ditik salah maka transaksi gagal. Bila benar, barulah mendapat SMS balasan berupa informasi atau terprosesnya transaksi sesuai yang Anda butuhkan.

Karena hanya membutuhkan SMS maka SMS banking dapat menggunakan handphone tipe apa saja. Tidak perlu i-Phone mahal atau Android keluaran terbaru, ponsel genggam jadul atau low end pun bisa. Syarat paling penting yaitu nomor SIM-card sudah diregistrasikan SMS banking, kode format perintah sesuai, dikirim ke nomor tujuan yang telah ditentukan, dan terakhir memasukkan PIN SMS banking dengan benar.

Mengaktifkan SMS banking BCA memang tidak dikenakan biaya tambahan. Antara yang mengaktifkan dengan yang tidak, biaya administrasi bulanan tetap sama. Namun, setiap transaksi, nomor Anda harus punya pulsa agar SMS bisa terkirim. Perlu diketahui, biaya per SMS banking lebih mahal daripada SMS biasa. Yaitu antara 500–1.670 tergantung masing-masing operator.

2. Mobile Banking atau m-Banking

Dilihat dari media penggunaan, SMS banking dan m-banking hampir tidak ada beda. Keduanya sama-sama dijalankan melalui handphone. Bedanya, mobile banking lebih simpel karena prosesnya bukan menggunakan SMS, melainkan sebuah aplikasi yang diinstal atau dengan menu SIM-card. Jadi, mobile banking lebih gampang karena tinggal klik dan klik doang.

Karena menggunakan aplikasi maka penggunaan m-banking minimal harus dengan smartphone yang mendukung pemasangan aplikasi pihak ketiga. Jika tidak, berarti harus menggunakan menu SIM-card. Sama seperti SMS banking, agar mobile banking dapat dinikmati, nasabah harus mengaktifkan dulu nomor SIM-card-nya.

Soal biaya, SMS banking dan m-banking sama-sama tidak dikenakan biaya tambahan. Hanya saja setiap transaksi perlu pulsa dan beberapa m-banking pada bank tertentu menggunakan sistem internet. Sudah pasti kuota data diperlukan untuk koneksi.

Jika memang medianya koneksi internet, menggunakan WiFi publik gratisan yang ditemukan di tempat-tempat tertentu sebenarnya bisa. Hanya saja menurut beberapa orang tidak aman. Mengapa? Karena bisa disadap. Oh ya, hampir semua transaksi pada menu ATM dapat dilakukan dengan SMS banking dan m-banking. Kecuali ambil uang atau tarik tunai, pastinya.

3. Internet Banking

Dibanding SMS banking dan mobile banking, perbedaan internet banking paling mudah diketahui. Sebelum-sebelumnya internet banking memang lebih banyak diakses melalui PC atau laptop. Namun seiring kemajuan teknologi, khusunya bidang gadget, smartphone zaman sekarang dapat digunakan akses internet banking dengan gampang.

Ketiga fasilitas yang kita bahas ini memang sama-sama dapat dijalankan dengan smartphone. Namun, perbedaan paling mencolok ialah sebagai berikut: SMS banking menggunakan metode SMS dan membutuhkan pulsa; m-banking menggunakan aplikasi atau menu sim-card dan membutuhkan pulsa atau koneksi internet; sedangkan internet banking menggunakan browser dan membutuhkan kuota data buat koneksi.

Mengaktifkan internet banking tidak dikenakan biaya tambahan. Jika Anda transfer antar bank menggunakan metode ini dan tertulis biaya sekitar Rp7.000,00–Rp7.500,00, ini bukan karena internet banking, melainkan memang biaya transfer antar bank. Jika Anda transfernya menggunakan ATM, SMS banking atau m-banking pun akan tetap ada biaya segitu. Ingat, itu antar bank. Bila sesama bank tetap gratis.

Mengakses internet banking bisa menggunakan smartphone atau laptop mana saja. Tidak harus yang sama terus menerus. Hal ini karena login menggunakan menggunakan user ID dan password, bukan nomor SIM-card. Namun demi keamanan, internet banking ditambah alat kecil bernama token yang diperlukan untuk transaksi finansial. Sedangkan transaksi nonfinansial (cek saldo, mutasi histori, dsbg.) tidak perlu.

Penutup

Bagaimana, apakah sudah bisa membedakan antara SMS banking, mobile banking (m-banking, dan internet banking? Jika ada bagian yang belum, silakan tanyakan melalui komentar di bawah. Untuk selanjutnya, besok kita bahas kelebihan dan kekurangan dari masing-masing ketiga fitur tersebut.

Leave A Reply

Navigate