11 Perbedaan BNI Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis

Anda berusia 17 tahun ke atas dan hendak membuka tabungan di BNI? Ada tiga jenis rekening yang dapat dipilih, yaitu Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis. Berdasarkan nama, ketiganya sama-sama berunsur Taplus tetapi embel-embel di belakang membuatnya berbeda.

Sebetulnya Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis saling berbeda bukan hanya soal nama, melainkan juga biaya administrasi dan fasilitasnya. Biasanya makin mahal biaya adminnya makin lengkap fasilitas yang didapat. Untuk itu, agar tidak membayar mahal tetapi mubazir, Anda harus memilih sesuai dengan kebutuhan.

Perbedaan Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis

Guna mengetahui perbedaan antara Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis yang lebih banyak, banksentral.com membandingkan ketiganya dengan berbagai faktor. Berikut adalah faktor-faktor yang dijadikan acuan serta hasil perbandingan yang diperoleh.

1. Target penggunaan

Target pengguna ketiga tabungan ini sesuai dengan namanya. Taplus atau yang biasa disebut Taplus Reguler, menarget pengguna umum. Siapa saja baik WNI maupun WNA dapat membuka Taplus asalkan berusia 17 tahun ke atas.

Sementara itu, Taplus Muda cenderung dikhususkan untuk calon nasabah yang usianya 17—35 tahun. Akibat kekhususan ini, orang yang umurnya di bawah 17 tahun tidak dapat memilikinya. Sebaliknya, pengguna yang usianya sudah lebih dari 35 tahun, tabungan Taplus Mudanya akan dikonversi ke Taplus.

Taplus Bisnis bagaimana? Tabungan BNI jenis ini direkomendasikan kepada para pebisnis. Selain kartu ATM dengan limit besar, Taplus Bisnis juga memberikan rincian transaksi yang sangat detail. Tambahan pula, setiap akhir bulan penggunanya mendapat info cashflow.

2. Setoran awal dan selanjutnya

Setoran awal merupakan salah satu syarat pembukaan tabungan bank BNI. Meskipun dapat diambil kembali, setoran awal tiap rekening ditetapkan berbeda-beda. Taplus setoran awalnya Rp500.000 (Jabotabek) atau Rp250.000 (non-Jabotabek), sedangkan Taplus Muda Rp100.000, dan Taplus Bisnis Rp1 juta.

Memiliki rekening bank tidak berarti Anda harus menabung rutin. Asalkan ada saldonya, nomor rekening tidak akan hangus. Jadi, setoran berikutnya dapat Anda lakukan kapan pun tetapi terdapat aturan minimalnya. Minimal setoran selanjutnya untuk Taplus adalah Rp5.000, Taplus Muda Rp10.000, dan Taplus Bisnis Rp5.000.

3. Biaya administrasi per bulan

Pada Bank BNI, ada dua biaya administrasi yang dikenakan per bulan, yaitu biaya pengelolaan rekening dan biaya pengelolaan kartu. Dua biaya ini memotong saldo secara otomatis tiap tanggal 15 atau 16. Besaran biaya pengelolaan rekening dibahas di bawah, sedangkan biaya satunya di perbedaan tipe kartu yang didapat.

Dari ketiga tabungan ini, Taplus Muda dikenakan biaya pengelolaan rekening paling murah, yakni Rp5.000. Sementara itu, biaya pengelolaan yang paling mahal, Rp11.000, dibebankan kepada pengguna Taplus. Biaya pengelolaan rekening Taplus Bisnis selisih seribu rupiah dari Taplus, yaitu Rp10.000.

4. Kelengkapan fasilitas

Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis merupakan rekening-rekening yang lebih cocok untuk transaksi. Hal ini terlihat dari fasilitas yang disertakannya, yaitu kartu ATM dan e-banking. E-banking tiga rekening ini sama-sama terdiri atas SMS banking, mobile banking, dan internet banking.

Lantas apa yang membedakan? Fasilitas pembeda di antara ketiganya adalah buku tabungan. Taplus dan Taplus Bisnis wajib dilengkapi buku tabungan. Sementara Taplus Muda, penggunanya dapat memilih memakai buku tabungan atau tidak. Jika tidak memakai buku tabungan, pemilik Taplus Muda dikirimi e-statement via email per bulan.

5. Tipe kartu ATM

Ketiga rekening tabungan ini sama-sama mendapat kartu ATM, tetapi dengan tipe berbeda. Nama kartu ATM Taplus Muda sama seperti nama rekeningnya. Sementara itu, tipe kartu debit Taplus dan Taplus Muda adalah Silver, Gold, atau Platinum.

Beda tipe kartu berbeda pula biaya administrasi pengelolaannya. Kartu ATM Taplus Muda biaya adminnya per bulan gratis, sedangkan kartu ATM Taplus dan Taplus Bisnis bergantung pada tipe yang digunakan. Di bawah ini adalah daftar rinciannya.

Kartu ATM BNIBiaya administrasi
Kartu BNI SilverRp4.000
Kartu BNI GoldRp7.500
Kartu BNI PlatinumRp10.000
Biaya pengelolaan kartu ATM BNI

Baca juga: 8 Jenis kartu ATM BNI yang sering dipakai nasabah

6. Limit transaksi per hari

Limit transaksi itu tidak bergantung pada jenis rekening, melainkan tipe kartu debit yang digunakan. Agar lebih mudah dibedakan, kartu ATM Taplus Muda akan dibahas lebih dahulu. Dengan kartu ATM Taplus Muda, per hari Anda dapat menarik tunai hingga Rp5 juta, mentransfer Rp10 juta, dan membayar belanja Rp10 juta.

Pengguna rekening Taplus dapat memilih kartu ATM Silver, Gold, atau Platinum; sedangkan Taplus Bisnis, Gold dan Platinum. Apa pun rekeningnya, kartu-kartu debit tersebut dapat digunakan transaksi hingga limit sebagai berikut.

Limit transaksi per hariKartu BNI SilverKartu BNI GoldKartu BNI Platinum
Tarik tunaiRp5 jutaRp15 jutaRp15 juta
Transfer ke sesama BNIRp50 jutaRp100 jutaRp100 juta
Transfer ke beda bankRp10 jutaRp25 jutaRp50 juta
Limit transaksi kartu ATM BNI per hari

7. Suku bunga

Sejatinya rekening Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis lebih cocok digunakan bertransaksi. Hal itu terlihat dari fasilitasnya seperti kartu ATM dan e-banking yang memudahkan penarikan tunai serta transfer. Kalau niat Anda benar-benar menabung, saya menyarankan menggunakan Deposito atau Tapenas saja.

Kendati demikian, ketiga rekening ini dapat juga menyimpan uang tetapi suku bunganya kecil. BNI Taplus bunganya hanya 0,00%—0,80%, sedangkan Taplus Muda 0,00%—1,00% dan Taplus Bisnis 0,00%—1,50%. Di sisi lain, suku bunga BNI Deposito dapat mencapai 2,25%—3,00%.

8. Saldo minimal dan denda penaltinya

Pernyataan “setoran awal akan menjadi saldo dan dapat diambil kembali” sebenarnya kurang tepat. Saldo tabungan memang dapat ditarik atau ditransfer, tetapi tidak dapat sampai benar-benar habis (Rp0). Hal ini disebabkan ada dua ketentuan yang bernama saldo minimal dan saldo mengendap.

Saldo minimal adalah jumlah saldo yang apabila rekening Anda menyentuh nominal ini akan dikenakan denda penalti. Pada Taplus, saldo minimalnya adalah Rp150 ribu serta dendanya Rp5 ribu. Sementara itu, saldo minimal Taplus Bisnis Rp1 juta dengan penalti Rp20 ribu. Adapun Taplus Muda tidak diberlakukan aturan ini.

9. Saldo mengendap

Meskipun dikenakan denda, saldo minimal BNI masih dapat ditarik atau ditransfer hingga mencapai saldo mengendap. Jumlah saldo mengendap lebih kecil dan tidak dikenakan denda, tetapi tidak dapat digunakan lagi karena ditahan oleh pihak bank. Mau tidak mau Anda harus merelakan uang ini.

Berapakah jumlahnya? Nominal saldo mengendap pada rekening BNI berbeda-beda, tepatnya yaitu Rp50 ribu untuk Taplus, serta Rp0 untuk Taplus Muda dan Taplus Bisnis.

10. Biaya penutupan rekening

Tetap dapat kita katakan bahwa pembukaan rekening BNI itu gratis. Setoran awal memang tidak dapat diambil sepenuhnya karena harus disisakan buat saldo mengendap. Akan tetapi, saldo mengendap itu disiapkan untuk biaya penutupan rekening kelak. Jadi, yang berbayar itu bukan pembukaan, melainkan penutupannya.

Biaya penutupan rekening juga menjadi salah satu pembeda antara Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis. Dari yang mahal sampai murah dapat diurutkan begini. Buat penutupan rekening, Taplus Muda membutuhkan biaya Rp50.000, Taplus Rp10.000, dan Taplus Bisnis Rp0 alias gratis.

11. Kelebihan dan kekurangan

Setelah membandingkan Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis dengan beragam faktor di atas, kita tidak hanya menemukan perbedaan tetapi juga kelebihan dan kekurangannya. Menurut penilaian pribadi, tiga tabungan BNI itu ialah begini.

Taplus adalah rekening BNI yang seimbang antara biaya, fasilitas, serta limit transaksinya. Sementara Taplus Muda kelasnya di bawah Taplus karena berbiaya murah tetapi fasilitas kurang lengkap dan limitnya kecil. Adapun Taplus Bisnis yang berbiaya mahal dan mendapat fitur melimpah berada satu tingkat di atas Taplus.

Rangkuman

Agar lebih mudah dipahami, perbedaan-perbedaan Taplus, Taplus Muda, dan Taplus Bisnis di atas dirangkum dan dituliskan kembali dalam bentuk tabel yang sederhana seperti di bawah.

PerbandinganBNI TaplusTaplus MudaTaplus Bisnis
PenggunaUmumUsia 17—25 tahunPebisnis
Setoran awalRp500.000 (Jabotabek)
Rp250.000 (non-Jabotabek)
Rp100.000Rp1.000.000
Setoran selanjutnyaRp5.000Rp10.000Rp5.000
Biaya administrasi*Rp15.000—Rp21.000 (tergantung kartu yang digunakan)Rp5.000Rp17.500—Rp20.000 (tergantung kartu yang digunakan)
FasilitasBuku tabungan dan e-bankingE-statement dan e-bankingBuku tabungan dan e-banking
Tipe kartu debitKartu BNI Silver, Gold, atau PlatinumKartu ATM BNI Taplus MudaKartu BNI Gold, atau Platinum
Limit transaksiRp5 juta—Rp100 juta (tergantung tipe kartu dan jenis transaksi)Rp5 juta—Rp10 juta (tergantung jenis transaksi)Rp15 juta—Rp100 juta (tergantung tipe kartu dan jenis transaksi)
Suku bunga0,00%—0,80%0,00%—1,00%0,00%—1,50%
Saldo minimalRp150.000Rp0Rp1.000.000
Denda saldo minimalRp5.000Rp0Rp20.000
Saldo mengendapRp50.000Rp0Rp0
Biaya penutupan rekeningRp10.000Rp50.000Rp0
Kelebihan dan kekuranganStandarDi bawah TaplusDi atas Taplus
*biaya pengelolaan rekening+biaya pengelolaan kartu

Bacaan selanjutnya: Perbedaan BCA Tahapan, Tahapan Expresi, Tahapn Gold, dan Tahapan Rencana

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *