Penyebab SMS banking BNI terblokir ada banyak. Paling umum ialah tiga kali salah memasukkan PIN. Penyebab lainnya bisa diketahui di bawah. Silakan lanjut membaca agar tahu juga cara aman menggunakannya.

SMS banking terblokir tidak bahaya. Saldo Anda tidak akan berkurang. Ia dapat dibuka (unlock) kembali. Caranya gampang dan gratis. Bisa menghubungi call center atau datang ke kantor cabang BNI terdekat.

Sayangnya, kedua cara tersebut memiliki kelemahan sendiri-sendiri. Menelepon contact center BNI membutuhkan pulsa yang agak lumayan. Sedangkan mendatangi kantor cabang menyita waktu tidak sebentar.

Karena alasan itulah usahakan SMS banking BNI Anda jangan sampai terblokir. Salah satu caranya dengan mengetahui penyebabnya. Bukan buat sengaja memblokir, melainkan untuk menghindari.

Penyebab SMS banking BNI terblokir

Tiga kali salah memasukkan PIN

Saya yakin semua orang sudah tahu. Namun sebagian tidak mendetail. Salah PIN penyebab terblokir harus berturut-turut. Contoh: salah, salah, dan salah. Tiga kali tetapi acak tetap aman. Misal: salah, benar, salah, salah, benar, dst.

Bagaimana solusinya kalau kita lupa PIN SMS banking? Beberapa orang menyarankan untuk menunda. Jika tadi salah dan barusan juga salah, coba laginya besok. Harapannya, pergantian hari dapat mereset PIN dari awal.

Faktanya tidak begitu. PIN SMS banking BNI beda dengan limit transaksi. Meski beda tanggal tidak dimulai dari awal. Kesalahan hari-hari sebelumnya tetap dihitung selama berturut-turut seperti dijelaskan di atas.

Menggunakan PIN standar

Nasabah menentukan PIN sendiri. Angka terserah. Yang penting enam digit. Meski demikian, tidak sembarangan. Jika SMS banking BNI Anda menggunakan PIN standar akan diblokir otomatis oleh sistem.

Yang termasuk PIN standar yaitu 000000, 123456, 111111, 222222, dan sejenisnya. Apabila menggunakan PIN seperti itu dan tiba-tiba SMS banking terblokir, Anda jangan heran. Kalaupun belum terblokir, saran Bank Sentral segera ganti.

Ganti PIN SMS banking BNI tidak perlu ke ATM atau cabang bank. Caranya cukup menggunakan hp. Tiklah format perintah yang dibutuhkan dan kirim ke 3346. Anda bisa juga menggunakan USSD *141#.

Handphone hilang

Hp Anda hilang? Untuk mencegah yang tidak-tidak, blokirlah SMS banking BNI Anda. Caranya dengan menelepon call center BNI 1500046. Olehnya, nomor hp akan dihapus dari layanan e-banking.

Jika tidak diblokir, penemu yang mengetahui PIN dapat menguras saldo. Jika tidak mengetahui, ia hanya bisa mengutak-atik. Setelah tiga kali percobaan dan PIN salah, SMS banking bakal terblokir juga.

Selain orang yang menemukan hp, SMS banking BNI terblokir bisa juga disebabkan oleh keluarga atau teman. Awalnya sekadar pinjam hp. Namun ternyata mereka coba-coba transaksi tanpa sepengetahuan Anda.

Cara aman menggunakan SMS banking BNI

Di atas sudah dijelaskan penyebab SMS banking BNI terblokir. Ternyata bukan hanya satu, melainkan ada lain juga. Nah, untuk menghindarinya, berikut beberapa tips aman menggunakan SMS banking.

Catat PIN dan simpan terpisah

Jika Anda pelupa sebaiknya PIN dicatat. Kalau sudah dua kali salah menginput, bukalah catatannya. Dengan begitu SMS banking tidak akan terblokir. Penghitungan salah akan dimulai dari 0 lagi.

Akan tetapi, jangan simpan catatan PIN di dalam handphone itu sendiri. Itu malah bahaya. Orang yang memegang ponsel Anda bisa membuka-buka dan menemukan. Akhirnya dia transaksi sampai saldo tinggal sedikit.

Jadi, bagaimana cara amannya? Catatlah pada kertas dan simpan secara terpisah. Bisa di lemari atau apa saja yang orang lain tidak tahu. Kalau perlu, tulis menggunakan huruf al4y. Contoh PIN 124615 menjadi R4GI5.

Gunakan PIN unik tetapi mudah diingat

Menggunakan PIN standar tidak boleh. Lupa PIN juga tidak. Lantas bagaimana baiknya? Bikinlah yang unik tetapi mudah diingat. Namun, hindari juga kombinasi angka-angka dari hal berikut.

Menyamakan dengan tanggal lahir atau nomor hp. Jika Anda lahir pada 17 Agustus 1945 jangan pakai PIN 170845. Nomor hp 081234538462 hindari PIN 538462. Kedua pola tersebut muda ditebak. Terutama jika hp hilang bersama KTP-nya.

Intinya, bikinlah PIN SMS banking seunik dan seacak mungkin. Jika pelupa, silakan catat seperti yang sudah dijelaskan di atas. Saat Anda mengganti secara berkala, perbarui juga catatan PIN tersebut.

Hapus SMS usai transaksi

Seperti kita tahu, transaksi SMS banking menggunakan media SMS. Usai transaksi, format perintah yang dikirim, balasan dari 3346, dan dua digit PIN yang diminta, akan tersimpan dalam pesan tersebut.

Hapuslah semuanya kalau sudah tidak dibutuhkan lagi. Itu bisa bahaya jika hp hilang dan ditemukan orang tidak bertanggung jawab. Kalau SMS-nya sampai banyak, dia bisa melihat nomor PIN Anda.

Selain SMS banking, segera hapus juga pesan yang dikirim oleh SMS notifikasi BNI. Sebisa mungkin usahakan agar nomor hp tidak terlihat terkoneksi dengan layanan e-banking.

Penutup

SMS banking BNI dapat mempermudah transaksi. Untuk cek saldo, transfer, bayar tagihan bulanan, beli belanjaan, dll., tidak perlu ke ATM apalagi cabang bank. Cukup menggunakan hp di tangan sudah bisa.

Meski demikian, SMS banking harus digunakan dengan cara yang aman. Bukan takut terblokir, melainkan jangan sampai digunakan orang tidak bertanggung jawab. Kalau hanya terblokir sangat gampang cara mengatasinya.

Author

Penulis niche khusus #banksentral

1 Comment

Write A Comment