Penyebab dan Cara Mengatasi Kartu ATM BCA Tertelan Mesin

Kartu ATM BCA tertelan pasti tidak hanya menyebalkan, tetapi juga sangat menyakitkan. Bayangkan saja, benda selebar dan sekeras itu masuk ke tenggorokan. Saya sampai tidak bisa membayangkan korban masih bisa bernapas atau tidak. Bahkan juga bingung kira-kira penyebabnya apa sampai hal aneh itu terjadi.

Meski demikian, Anda tidak perlu ikut pusing memikirkan. Kasus kartu ATM BCA tertelan oleh manusia sangat jarang dan bahkan mungkin tidak ada. Akan tetapi kalau pada mesin, banyak. Saat kartu dimasukkan hendak buat transaksi tidak bisa diambil kembali. Walau sudah ditunggu cukup lama dan diupayakan segala cara tetap tidak bisa keluar.

Saya tidak tahu mengapa kartu ATM BCA tidak bisa diambil atau dicabut dari mesin disebut tertelan. Yang jelas, seandainya menimpa Anda, harus dicari solusi untuk mengatasi dengan tepat agar saldo di dalam rekening tetap aman alias tidak berkurang sedikit pun. Bagaimana caranya? Silakan lanjut membaca sampai bawah.

Penyebab Kartu ATM BCA Tertelan Mesin

Sebelum soal solusi, banksentral.com ingin membahas penyebabnya dulu. Tujuannya agar kita semua tahu dan dapat menghindari. Perlu diketahui, penyebab kartu ATM BCA tertelan bermacam-macam. Dari sekian banyak kasus, dikarenakan hal di bawah inilah yang paling banyak.

1. Listrik Mati

Berdasarkan info sana-sini, automatic teller machine juga bermesin komputer. Sama seperti benda elektronik lain, ATM juga membutuhkan energi listrik agar bisa berjalan. Listrik padam dengan tiba-tiba bisa mengakibatkan kartu ATM di dalamnya tertahan alias tidak bisa dikeluarkan.

Contohnya saja Anda mengunakan ATM seperti biasa. Sesaat kartu dimasukkan, belum transaksi, dan bahkan dikeluarkan kembali, listrik lebih dulu mati. Kartu yang terlanjur dimasukkan tadi tidak bisa diambil. Sekalipun Anda memencet tombol cancel atau batal berkali-kali tetap tidak ada pengaruh.

Listrik padam dalam waktu sebentar tidak akan bermasalah. Setelah menyala, mesin akan reboot dan selanjutnya bisa digunakan kembali. Kartu yang tadi di dalam bisa diusahakan untuk keluar. Yang jadi masalah ialah jika listrik padam dalam waktu lama dan tidak diketahui kapan akan menyala. Anda pasti tidak mau menunggui mesin.

2. Mesin Rusak atau Eror

Namamya juga mesin. Pasti ada dan bahkan pernah mengalami eror. Apalagi ATM, sebuah fasilitas yang bisa digunakan oleh nasabah secara bebas. Pasti pemakainya bukan hanya orang yang hati-hati. Beberapa di antaranya ada yang seenaknya atau sembrono hingga menyebabkan kerusakan.

Tidak semua ATM eror akan menelan kartu ATM BCA Anda. Beberapa di antaranya akan memuntahkan kembali setelah dimasukkan kartu.

Apapun itu, sebagai pencegahan, Anda harus cek kondisi ATM dulu sebelum menggunakan. Pastikan bisa dijalankan dengan normal dan terlihat terawat. Lihat baik-baik pada bagian papan tik dan lubang tempat memasukkan kartu. Jika terdapat benda-benda mencurigakan lebih baik tinggal dan cari ATM lain.

3. Terlalu Banyak Salah Input PIN

Semua sudah tahu kalau Anda salah memasukkan PIN sebanyak tiga kali berturut-turut, kartu ATM akan otomatis terblokir. Hal itu normal. Lebih normal lagi bila mesin langsung mengeluarkan kartu ATM sendiri. Sehingga Anda bisa mencabut dan mesin tetap bisa digunakan pengguna berikutnya.

Namun bila sedang rusak, ATM tidak mengeluarkan kartu tetapi tetap menahannya di dalam. Jika Anda sudah menunggu cukup lama dan memencet tombol cancel/batal tetapi tidak ada perubahan, artinya kartu benar-benar tertelan. Solusi untuk mengatasinya silakan baca di bawah.

4. Mesin Dipasang Perangkap Penipu Modus ATM Tertelan

Penjahat di mana-mana, termasuk juga di area ATM. Cara mereka ialah memasang benang atau batang korek api di dalam lubang tempat memasukkan kartu. Begitu Anda menggunakan mesin, kartu bisa tersangkut. Anda mengira tertelan. Padahal, saat Anda meninggalkan, penjahat akan mencabut tanpa sepengetahuan orang lain.

Sebelum beraksi, penjahat mungkin akan menghampiri Anda dulu. Dengan berpura-pura mau membantu, dia menanyakan PIN. Setelah didapat, dia akan beralasan tidak bisa membantu lebih lanjut karena kartu benar-benar tertelan. Padahal, jika Anda tinggal pergi akan menguras saldo sampai habis.

Kembali ke atas. Sebelum Anda menggunakan ATM harus mengecek kondisi mesin dulu. Pastikan normal dan tidak ada benda asing mencurigakan. Salah satu cara amannya ialah pilih ATM yang berlokasi di tempat ramai. Termasuk samping atau dekat kantor cabang bank yang selalu dijaga satpam.

Baca juga: Limit dan biaya transfer menggunakan ATM BCA

Solusi Pertama Atasi Kartu ATM BCA Tertelan Mesin

Apapun penyebab kartu ATM BCA Anda tertelan, sekalipun karena jebakan penjahat, saldo di dalam rekening akan tetap utuh alias tidak berkurang jika mengambil langkah berikut ini dengan segera. Jika sudah sampai tahap membuat kartu baru pun, tetap bisa digunakan seperti semula.

Pertama, jangan panik. Panik hanya akan membuat Anda tidak bisa berpikir jernih. Jika ini terjadi, bisa saja Anda terkecoh saat ditemui penjahat dengan modus pura-pura mau menolong. Jadi, usahakan Anda dalam keadaan tenang. Anggap saja nasib kartu ATM tertelan bukan masalah besar.

Kedua, jangan menerima tawaran bantuan dan memberikan PIN kepada siapa pun. Apalagi tawaran dari orang tidak kenal yang datang tiba-tiba. Begitu juga saat disarankan menghubungi Halo BCA, pastikan nomor telepon benar: 1500888. Baik petugas bank ataupun Halo BCA tidak pernah meminta PIN kepada Anda.

Ketiga, segera menelepon Halo BCA. Anda diharuskan melakukan ini begitu tahu kartu yang biasa disebut Paspor BCA itu tertelan. Tujuannya untuk meminta pemblokiran. Dengan begitu, sekalipun kartu jatuh ke tangan orang lain beserta PIN, saldo dalam rekening tabungan tetap bisa aman karena tidak bisa ditarik tunai menggunakan ATM.

Ingat aturan ini:

Jika saldo berkurang atau hilang sebelum nasabah meminta pemblokiran, ini kesalahan dan tanggung jawab nasabah. Namun bila kejadiannya setelah pemblokiran, nasabah bisa meminta pertanggungjawaban kepada BCA.

Catatan: Sebelum menelepon Halo BCA, pastikan Anda memiliki pulsa minimal Rp20.000,00 jika menghubungi melalui handphone. Meskipun tidak diminta menunjukkan, Anda sebaiknya sediakan kartu identitas yang dulu dipakai saat membuat rekening dan buku tabungan.

Kedua benda di atas diperlukan karena Halo BCA akan menanyakan nama dan alamat sesuai kartu identitas, nomor rekening, jumlah sisa saldo terakhir, dll. Bahkan mungkin Anda diminta menceritakan kronologi kartu ATM Anda tertelan. Jadi pastikan ingat waktu dan lokasi kejadian.

Syarat dan Cara Mengurus Kartu ATM BCA Tertelan di Kantor Cabang Bank

Setelah melakukan pemblokiran, langkah berikutnya ialah mendatangi kantor cabang BCA untuk mendapatkan penggantian kartu ATM baru. Tahap ini tidak harus langsung dikerjakan. Kartu ATM sudah terblokir artinya saldo aman. Hanya saja Anda tidak bisa tarik tunai melalui ATM. Transaksi lain menggunakan SMS banking, mobile banking, dan internet banking (KlikBCA) mungkin masih bisa.

Berdasarkan pengalaman pribadi, jika tertelan di ATM dekat bank tempat kita mengurus, kartu ATM lama bisa kembali. Dengan kata lain, kita tidak perlu meminta ganti kartu ATM baru. Kartu ATM lama setelah unblock masih bisa digunakan dengan normal seperti semula. Jika keadaannya begini, kita tidak perlu mengeluarkan biaya.

Namun, bila tertelan di ATM jauh, Anda diharuskan membuat kartu ATM baru. Hanya kartu yang ganti. Nomor rekening, buku tabungan, dan layanan lain tetap sama seperti semula. Mengajukan pembuatan kartu ATM BCA baru seperti ini dikenakan biaya tambahan. Besarnya tergantung jenis kartu: Rp10.000,00 untuk warna silver/blue, Rp15.000,00 untuk gold, dan Rp20.000,00 untuk platinum.

Bagaimana jika tertelan di ATM bank lain seperti BNI, BRI, Mandiri atau sebagainya? Ya, kartu ATM BCA dapat digunakan di ATM mana saja yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama dan ATM Prima. Jika tertelan di mesin ini, cara mengurusnya sama seperti di atas. Namun di cabang tertentu mungkin harus ditambahkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian setempat.

Baca juga: Cara menggunakan mesin setor tunai BCA

Terakhir, sebelum datang ke kantor cabang bank BCA, ada syarat yang harus Anda bawa. Beberapa di antaranya yaitu kartu identitas berupa KTP/SIM/Paspor, buku tabungan, dan sejumlah uang receh untuk bayar meterai Rp6.000,00. Sedangkan uang untuk bayar penggantian kartu ATM baru biasanya memotong saldo.

Anda bisa mengurus kartu ATM BCA tertelan di kantor cabang mana saja. Tidak harus cabang tempat Anda buka rekening dulu. Cabang mana saja bisa asalkan masih BCA. Yang penting Anda harus datang sendiri alias tidak bisa diwakilkan. Kalau sekadar teman atau keluarga mengantar sih boleh-boleh saja…

Leave A Reply

Navigate