Mandiri internet bisnis: cara daftar, login, dan mengatasi terblokir

Mandiri internet bisnis (MIB) adalah layanan i-banking pada bank Mandiri. Fungsi MIB untuk memudahkan transaksi karena media yang digunakan cukup smartphone atau laptop. Dengan begitu, pengguna tidak perlu ATM ataupun datang ke bank.

Sayangnya, tidak seperti bank lain yang mayoritas jenis tabungannya mendapat fasilitas internet banking. Pada Bank Mandiri, hanya Tabungan Bisnis dan Giro yang dapat Mandiri internet bisnis. Sisanya cukup mendapat aplikasi Livin by Mandiri.

Kelebihan Mandiri internet bisnis itu banyak, salah satunya yaitu catatan transaksi yang lengkap. Makanya cocok untuk nasabah kategori bisnis baik perorangan maupun perusahaan kecil menengah. Anda memenuhi syarat? Berikut cara mengaktifkannya.

Cara daftar Mandiri internet bisnis

Meski nama ada embel-embel internet, ternyata mengaktifkannya tidak bisa secara online dari rumah. Nasabah yang ingin mendaftar Mandiri internet bisnis harus datang ke bank dengan membawa syarat-syarat berikut:

  • Perorangan
    • Pemilik rekening Tabungan Bisnis atau Giro;
    • KTP, bawa buku tabungan dan kartu ATM Mandiri jenis Bisnis.
  • Perusahaan
    • Memiliki rekening Tabungan Bisnis atau Giro Mandiri;
    • KTP, buku tabungan, kartu debit, dan surat bukti kepemilikan perusahaan.

Langkah-langkah pendaftaran Mandiri internet banking hampir sama dengan pembukaan rekening atau registrasi layanan lain di bank. Begitu sampai di sana, hal yang pertama dilakukan ialah mengambil nomor antre bagian customer service.

Saat dilayani CS inilah katakan Anda mau mendaftarkan Mandiri internet bisnis. Setelah itu tunggu petugas mengerjakan. 15 menit kemudian selesai dan Anda dikasih company ID, user ID, dan password untuk login internet banking Mandiri.

Mengaktifkan Mandiri internet bisnis itu gratis. Baik saat pendaftaran, penggunaan, maupun potongan administrasi per bulan tidak dikenakan biaya tambahan. Yang bayar cuma dua: meterai pengajuan Rp10.000 dan token Mandiri seharga Rp25.000.

Karena langka, token tidak selalu langsung didapat usai mendaftar internet banking Mandiri. Beberapa nasabah diminta mengambilnya setelah 14 hari. Sudah 3 bulan belum diambil juga maka pendaftaran MIB dihanguskan dan harus diulang dari awal.

Cara login Mandiri internet versi web

Sampai sini anggap saja Anda sudah punya company ID, user ID, dan password. Langkah berikutnya ialah login Mandiri internet bisnis pertama kali guna mengganti password standar yang dikirim via email. Caranya sebagai berikut:

  1. Kunjungi url web https://mib.bankmandiri.co.id/sme/.
  2. Masukkan company ID, user ID, dan password.
  3. Klik tombol login. Laman menampilkan form untuk penggantian password Mandiri internet bisnis.
  4. Isilah form tersebut
    1. Kolom pertama: masukkan password yang lama.
    2. Kolom kedua: masukkan password baru (tentukan sendiri, terdiri minimal 8 karakter kombinasi huruf besar, kecil, dan angka).
    3. Kolom ketiga: konfirmasi password dengan memasukkan password baru sekali lagi.
  5. Klik tombol OK di bawahnya.
  6. Selesai, penggantian password Mandiri internet bisnis berhasil.

Setelah login ulang menggunakan password baru, Anda akan melihat isi Mandiri internet bisnis. Di dalam terdapat banyak menu transaksi yang bisa dilakukan, antara lain cek saldo, mutasi rekening, transfer, bayar tagihan, dan beli isi ulang pulsa handphone ataupun listrik.

Transaksi internet banking Mandiri nonfinansial seperti cek saldo, mutasi rekening, dsb., cukup klik menu di widget kiri. Sedangkan transaksi finansial membutuhkan token. Yang termasuk transaksi finansial yaitu transfer, pembelian, pembaratan, dll.

Cara menggunakan token Mandiri tidaklah susah. Benda kecil ini dikasih kepada Anda dilengkapi buku panduannya. Silakan baca. Kalau malas, tonton saja video tutorial mentransfer uang via Mandiri internet bisnis di bawah.

Cara menggunakan token untuk transfer sesama bank Mandiri

Kelebihan dan kekurangan MIB

Salah satunya sudah disebutkan di atas. Jika ingin tahu lebih, silakan baca beberapa kelebihan Mandiri internet bisnis berikut ini:

  • Memudahkan transaksi. Selain histori/mutasi terperinci, media yang digunakan juga mempengaruhi. Login i-banking Mandiri di laptop misalnya, tampilan layar lebih luas sehingga cocok untuk keperluan bisnis individu maupun korporat.
  • Bisa gonta-ganti gadget. Cara akses Mandiri internet bisnis ialah mengunjungi url web melalui browser. Ini sangat menguntungkan karena bisa pindah-pindah dari Chrome, ke Firefox, Opera, Safari, atau sebaliknya.
  • Aman. Mandiri internet bisnis dilengkapi keamanan berlapis-lapis, antara lain web dengan teknologi SSL; login memakai company ID, user ID, dan password; serta token jikalau transaksi finansial.
  • Limit transaksi lebih besar. Sudah berkali-kali banksentral.com katakan e-banking jenis ini khusus untuk pebisnis. Jadi, sudah pasti limit transaksi per harinya lebih tinggi daripada fasilitas perbankan Mandiri yang lain.
  • Gratis. Kelebihan Mandiri internet bisnis berikutnya yaitu tidak dikenakan tambahan biaya. Mau diaktifkan ataupun tidak, biaya administrasi rekening Tabungan Bisnis dan Giro-nya tetap sama.

Sedangkan kekurangan Mandiri internet bisnis yaitu:

  • Membutuhkan dua perangkat terpisah, yaitu gadget dan token Mandiri. Lumayan merepotkan buat orang yang mobilitas tinggi. Potensi token lupa tempat ditaruh, ketinggalan, ataupun hilang, lebih banyak.
  • Token bikin ribet. Jika dibandingkan, aplikasi Livin by Mandiri lebih simpel karena transaksi finansialnya cuma butuh PIN. Sedangkan Mandiri internet versi web harus pencet-pencet benda yang bentuknya mirip remot itu.
  • Modal alat sendiri. Kerugian menggunakan Mandiri internet banking selanjutnya ialah harus menyediakan gawai (smartphone, tablet, laptop, komputer) dan koneksi internet sendiri. Bahkan agar memiliki token Mandiri pun harus membeli/membayar.
  • Khusus nasabah terbatas. Pada bank lain, BNI misalnya, mayoritas jenis tabungannya mendapat fasilitas internet banking. Namun, pada bank Mandiri, fasilitas ini hanya untuk nasabah jenis Tabungan Bisnis dan Giro.
  • Pendaftaran harus ke kantor cabang. Seperti dijelaskan tadi, aktivasi Mandiri internet bisnis tidak bisa tanpa ke bank. Bagaimana kalau terblokir karena lupa user ID, company ID, atau password-nya? Cara mengatasinya dengan menelepon Mandiri call center. Detailnya diuraikan di bawah.

Penyebab dan cara mengatasi Mandiri internet bisnis terblokir

Sama seperti akun lain, Mandiri internet bisnis otomatis terblokir jika salah memasukkan company ID, user ID, ataupun password tiga kali berturut. Kalau sudah begini, jangankan transfer, login saja terkunci. Akan tetapi, tenang, saldo tabungan tetap aman, kok.

Bukan itu saja, penyebab lainnya yaitu:

  • Salah input kode token

Saat transaksi finansial, kode dari token Mandiri dibutuhkan sebagai autentifikasi. Kode ini terdiri dari delapan digit dan selalu berubah-upah (mirip OTP). Salah memasukkan angkanya tiga kali berurutan dapat mengakibatkan akun terblokir.

  • Akses saat koneksi internet buruk

Terblokirnya Mandiri internet bisnis juga dapat disebabkan oleh percobaan login sewaktu jaringan bermasalah/eror. Meskipun sudah memasukkan user ID dan password dengan benar, server bisa saja mendeteksi berbeda.

  • Diblokir pihak bank

Anda bisa mengajukan pemblokiran kepada bank. Akan tetapi, tanpa pengajuan pun bank bisa memblokir akun Mandiri internet banking Anda jika terdeteksi melakukan transaksi mencurigakan, baik ilegal maupun terindikasi di-hack orang jahat.

Apapun penyebabnya, cara mengatasi Mandiri internet bisnis terblokir ialah harus meminta bantuan customer service bank. Cara menghubungi mereka ada dua: via telepon Mandiri call center 1500150 atau datang ke kantor cabang terdekat.

Jika Anda memilih ke kantor cabang, jangan lupa bawa persyaratan yang harus dibawa, yaitu KTP, buku Tabungan, dan kartu ATM Mandiri jenis Bisnis. Via call center pun sebaiknya siapkan juga karena bakal ditanyakan untuk verifikasi.

Setelah blokiran dibuka (unblock) dengan cara tersebut, Mandiri internet bisnis langsung bisa digunakan seperti semula tanpa harus didaftarkan ulang seperti yang dijelaskan di atas.

Default image
Admin
Mendirikan banksentral.com sejak 2017 setelah banyak web yang dibuat. Hobinya mencoba hal baru, termasuk bikin rekening bank. Kenalan lebih dekat silakan klik Tentang Kami.
Articles: 145