Kartu ATM BRI hilang: syarat dan cara mengurus lengkap

Kartu ATM BRI tipe apapun bisa hilang. Baik Private Label (warna biru), Classic (hijau atau abu-abu), Gold (kuning), Premium (hitam), ataupun Bergambar Karakter Khusus. Sekadar informasi, perbedaan ini tergantung jenis rekening. Bisa Simpedes, BritAma, BritAma Muda, Junio, BRI Valas, dll.

Kartu ATM BRI hilang bisa berbahaya. Khususnya jika tidak diatasi dengan tepat. Misal dicuri atau jatuh di jalan dan ditemukan orang lain. Seandainya dia mengetahui PIN bisa menguras saldo sampai habis. Entah ditarik tunai atau ditransfer ke rekening milik dia sendiri.

Maka dari itu kartu ATM BRI hilang harus diurus segera. Caranya dengan datang ke kantor cabang bank sambil membawa persyaratan KTP, buku tabungan, dan surat keterangan kehilangan dari kantor polisi. Bagaimana jika ingin tidak pakai surat tersebut? Silakan baca triknya di bawah.

Tindakan pertama yang harus dilakukan saat kartu ATM BRI hilang

Sebelum datang ke bank untuk mengurus kartu debit tidak bisa ditemukan, ada hal yang harus Anda lakukan lebih dulu. Terlebih hilang tengah malam, akhir pekan, dan libur panjang saat kantor bank masih tutup. Dengan melakukan ini maka saldo Anda aman. Tidak hilang atau berkurang sedikit pun.

Tindakan pertama tersebut ialah pemblokiran. Kita tahu kartu ATM terblokir tidak dapat digunakan. Meskipun pencuri mengetahui PIN tetap nihil. Seandainya tidak diblokir dan saldo hilang maka dianggap kesalahan Anda. Bank tidak bertanggung jawab.

Ada dua cara memblokir kartu ATM BRI hilang. Pertama, menghubungi BRI call center pada nomor 14017 atau (021)1500017. Siapkan pulsa cukup dan juga data rekening. Call center akan mengajukan beberapa pertanyaan. Di antaranya nama dan alamat sesuai KTP, nama ibu kandung, nomor rekening, perkiraan sisa saldo terakhir, dll.

Kedua, dengan melalui aplikasi BRI Mobile dan internet banking. Silakan buka aplikasi atau kunjungi link https://ib.bri.co.id/. Cari menu Pelayanan Nasabah dan kemudian Enable/Disable Kartu. Keuntungan cara ini bisa di-enable-kan kembali melalui hp. Tidak seperti terblokir yang harus dibuka di kantor cabang bank.

Jika tidak mau memblokir ataupun men-disable tetapi saldo tetap aman bisa menggunakan trik lain. Transferlah semua saldo ke rekening tabungan Anda yang lain. Bagaimana caranya sementara kartu ATM BRI sudah tidak ada? Anda bisa melakukan melalui teller, SMS banking, internet banking, dan mobile banking.

Syarat mengurus kartu ATM BRI hilang

Anda sudah melakukan tindakan pertama. Langkah selanjutnya datanglah ke kantor cabang bank. Mengurus kartu ATM BRI terblokir wajib ke sana. Tidak bisa melalui call center, email, ataupun metode lain. Mengapa? Anda akan dibuatkan kartu ATM dan PIN baru.

Agar diproses, Anda harus membawa persyaratan yang ditentukan sesuai prosedur. Yaitu KTP/SIM/paspor, buku tabungan, dan surat keterangan hilang dari polisi. Pada kartu BRI Junio milik anak, KTP bisa diganti dengan dokumen yang dulu digunakan buka rekening (KK, akta lahir, kartu pelajar, dan foto kopi KTP orang tua/wali).

Mengurus kartu ATM BRI hilang bisa di cabang BRI mana saja. Tidak harus di tempat Anda dulu buka rekening. Terpenting syarat lengkap, datang sendiri (tidak diwalikan), dan pada jam dan hari kerja. Saat libur akhir pekan dan hari besar nasional biasanya ada cabang bank tertentu yang tetap buka. Namun jumlah tidak banyak dan hanya di kota besar.

Mungkin sebagian pembaca bertanya: bisakah mengurus kartu ATM BRI hilang tanpa surat kehilangan polisi? Barusan saya tanya kepada customer service. Jawabannya tidak bisa. Namun tenang saja. Di bawah dijelaskan cara pembuatan surat tersebut dengan gampang. Jika tetap tidak mau bikin, ada trik ampuh mengatasinya.

Cara mengurus kartu ATM BRI hilang di kantor cabang bank

Mengurus kartu ATM BRI hilang bisa di cabang bank manapun. Namun saran saya, pilihlah paling dekat atau sepi. Dengan begitu Anda dapat menghemat waktu karena tidak perlu antre panjang. Seperti kita tahu, pada hari dan tanggal tertentu, kantor cabang bank dapat dipastikan sangat ramai.

Sampai di bank langsung saja ambil nomor antrean. Urusan kartu ATM terblokir dilayani bagian customer service, bukan teller. Jika bingung karena pengalaman pertama kali, jangan ragu bertanya kepada petugas keamanan (security). Dia standby di depan pintu masuk. Pasti mau menunjukkan dengan senang hati.

Kemudian tunggu hingga nomor antrean Anda dipanggil. Saat dilayani, serahkan semua persyaratan dan katakan bahwa kartu ATM BRI Anda hilang. Customer service kemudian mengecek dan mungkin mengajukan beberapa pertanyaan. Seperti penyebab hilang, di mana, dan lain sebagainya.

Mengurus kartu ATM BRI hilang artinya Anda dibuatkan kartu baru. Jika butuh upgrade atau downgrade tipe bisa sekalian. Siapa tahu Anda perlu ganti dari kartu BRI Private Label ke Classic, Gold, atau Premium. Perbedaan ini bukan hanya warna, melainkan juga limit tarik tunai, transfer, dan tentunya biaya administrasi per bulan.

Proses mengatasi kartu ATM BRI hilang tidak butuh waktu lama. Jika semua lancar tidak ada setengah jam. Meski kartu baru, nomor rekening tetap sama seperti yang lama. Sebelum dibawa pulang, pastikan semua telah beres khusunya SMS banking. Saat tadi diblokir, layanan ini telah otomatis terhapus.

Biaya mengganti kartu ATM BRI karena hilang

Sama seperti kedaluwarsa, rusak, dan tertelan di ATM bank lain, kartu ATM hilang juga perlu ganti baru. Bedanya, biaya ganti kartu baru karena kedaluwarsa gratis. Sedangkan hilang, selain persyaratan lebih banyak, juga dikenakan biaya. Alasannya karena mungkin kartu hilang tidak bisa dikembalikan ke bank.

Biaya yang diperlukan berbeda-beda. Tergantung tipe kartu ATM. Private Label, Classic, Gold, dan Premium sebesar Rp10.000,00. Sedangkan rekening giro Rp20.000,00. Jika upgrade/downgrade, biaya administrasi, limit, dan tarif lain akan menyesuaikan kartu ATM baru.

Pembayaran diserahkan kepada customer service pada saat mengurus ganti kartu baru. Saya kurang tahu bisa memotong saldo atau harus cash. Karena mayoritas diminta bayar langsung maka lebih baik sediakan uang receh dari rumah. Kurang lebih 25 ribu rupiah saja.

Cara mengurus kartu ATM BRI hilang tanpa surat keterangan kehilangan dari kepolisian

Syarat mengatasi kartu ATM BRI hilang agar mendapat kartu baru harus melampirkan surat kehilangan dari polisi. Meski wajib, banyak orang enggan bikin surat ini. Alasannya bermacam-macam. Misal tidak sempat, lokasi jauh, dan lain sebagainya.

Anda termasuk orang seperti ini? Tenang, ada triknya. Bikin saja rekening tabungan baru. Syarat diperlukan hanya KTP dan uang setoran awal. Setelah jadi, pindahkan semua saldo dari rekening lama ke baru. Selanjutnya, rekening lama bisa ditutup. Atau dibiarkan saja sampai dinonaktifkan otomatis oleh sistem karena berbulan-bulan tidak ada saldo.

Kelebihan trik ini ialah Anda bisa mendapatkan kartu ATM baru tanpa perlu surat kehilangan dari polisi. Kekurangannya, nomor rekening beda dengan yang lama. Selain itu, biaya lebih mahal. Anda harus bayar pembuatan kartu ATM baru, buku tabungan baru, meterai, dan penutupan rekening atau meninggalkan saldo batas minimum sebesar RP50.000,00.

Cara membuat surat kehilangan kartu ATM BRI di kantor polisi

Meski domisili di kota A dan mengurus masalahnya di kantor cabang kota B, jika hilangnya kartu ATM di kota C, maka harus di kota C juga tempat Anda bikin surat kehilangan. Syarat yang diperlukan cuma KTP, buku tabungan, dan surat pengantar dari desa/kelurahan jika diperlukan.

Datanglah ke kantor polisi dan antre pada bagian Pengaduan atau Pelayanan Masyarakat. Biasanya terletak di bagian depan kantor. Saat pembuatan mungkin petugas mengajukan beberapa pertanyaan. Contohnya nomor KTP, nomor rekening, nomor kartu, dll. Jika Anda lupa, surat kehilangan akan ditulis “nomor rekening tidak diingat.”

Kurang dari setengah jam maka surat keterangan kehilangan dari polisi sudah jadi. Sebaiknya Anda fotokopi dan meminta legalisir. Masa berlaku surat hanya 14 hari. Bila melewati batas harus diperpanjang lagi. Setelah semua beres silakan bawa ke kantor cabang bank untuk mengurus kartu ATM BRI yang hilang.

Cara mengurus kartu ATM BRI hilang dengan diwakilkan

Selain persyaratan lengkap, Anda juga harus datang sendiri ke bank. Maksudnya tidak diwakilkan. Entah kepada pasangan (suami/istri), anak, saudara dekat, apalagi orang lain yang sekadar teman dekat. Untuk membuktikan silakan tanyakan kepada customer service, teller, atau petugas bank lain. Pasti jawabannya kurang lebih begitu.

Mengapa harus begitu? Mengurus kartu ATM BRI hilang akan mendapatkan kartu baru. PIN sebuah kartu wajib diketahui pemilik asli seorang. Lalu, bagaimana jika sakit, meninggal, atau alasan lain yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor cabang bank?

Dengar-dengar, mengurus kartu ATM BRI hilang sebenarnya bisa diwakilkan. Namun, syarat yang diperlukan harus ditambah surat kuasa. Nah, pembuatan surat kuasa inilah yang rumit: harus ditandatangani kedua belah pihak (pemberi kuasa dan yang diberi) di depan notaris. Di samping biaya mahal, tentunya tidak lebih gampang daripada Anda harus datang sendiri ke bank.

Leave A Reply

Navigate