Deposito sangat cocok untuk menyimpan uang. Pasalnya, rekening ini tidak difasilitasi kartu ATM, SMS banking, mobile banking, ataupun internet banking. Sebagai bukti kepemilikan hanya dikasih selembar sertifikat atau bilyet.

Selain tidak dilengkapi e-banking, deposito ditentukan jatuh tempo pencairan (tenor) juga. Jangkanya 1, 3, 6, 12, atau 24 bulan. Simpanan sebaiknya tidak diambil sembarangan. Bila melanggar dikenakan denda penalti. Besarnya 0,5–3%.

Meski demikian, denda penalti tidak berlaku pada BNI. Sebab cuma 0%. Jika dihitung sama saja dengan gratis. Alhasil simpanan pokok tetap utuh walau dicairkan bukan saat jatuh tempo. Dalam hal ini, Deposito BNI bisa disebut yang terbaik.

Ketentuan deposito memang ketat. Namun sebenarnya banyak kelebihan. Paling menggiurkan ialah mendapat bunga di atas rata-rata. Sedangkan kekurangannya menurut saya cuma satu: memerlukan setoran awal relatif besar.

Syarat buka deposito di bank BNI

Setoran awal besar bagi sebagian orang menyulitkan. Namun tenang, syarat lainnya gampang. Tidak seperti BNI Taplus yang mengharuskan NPWP segala. Bikin rekening deposito cukup tiga hal ini:

  1. Kartu identitas
    Perorangan: KTP, SIM, atau paspor
    Badan usaha: bukti legalitas/hukum
  2. Uang simpanan pokok minimal Rp10.000.000,00
  3. Uang buat bayar meterai sekira Rp6.000,00 x 3

Deposito BNI bisa dibikin oleh lembaga. Untuk perorangan, berdasarkan pengalaman saya bawa buktab Taplus juga. Fungsinya sebagai rekening afiliasi buat menerima bunga deposito yang ditransfer otomatis tiap bulan.

Bukan hanya IDR, Anda dapat juga memiliki deposito BNI dengan mata uang asing. Tinggal pilih mau USD, JPY, GBP, SGD, HKD, EUR, ataupun AUD. Cara bikinnya bagaimana? Untuk setoran awal bisa pakai rupiah. Di bank tinggal minta dikonversikan.

Tabel berikut ialah daftar setoran awal deposito BNI untuk mata uang selain IDR. Silakan tanya customer service untuk mengetahui kursnya. Di sini tidak disertakan karena nilai pertukaran tiap hari berubah.

Mata uangNominal
USD1.000
JPY150.000
SGD2.000
HKD8.000
EUR1.000
GBP1.500
AUD2.000
Setoran awal rekening Deposito BNI valas

Cara membuat deposito bank BNI

Ada dua cara. Pertama, via online (mobile banking atau internet banking). Dan kedua, datang langsung ke kantor cabang bank. Berikut ialah langkah-langkah cara kedua. Via online akan dibahas terpisah pada artikel lain.

  • Kunjungi kantor cabang BNI terdekat dengan membawa sejumlah uang dan dokumen di atas.
  • Ambil nomor antrean bagian customer service.
  • Tunggu di bangku yang disediakan.
  • Saat dilayani, senyerahkan persyaratan sambil bilang mau buka rekening deposito.
  • Isi formulir yang dikasih.
  • Lakukan setoran awal (simpanan pokok) ke petugas teller.
  • Selesai. Anda memperoleh selembar sertifikat atau bilyet sebagai bukti memiliki deposito.

Pengisian formulir tidak sulit. Hanya identitas diri dan pertanyaan lain terkait deposito. Antara lain tujuan bikin, pilihan tenor, perpanjang otomatis atau tidak (ARO/non-ARO), bunga dikirim ke rekening afiliasi atau reinvest, dll.

Berdasarkan pengalaman pribadi, proses pembuatan deposito BNI tidak lama. Jika tidak antre bisa selesai kurang dari 30 menit. Agar lebih cepat, datanglah saat bank tidak padat. Biasanya hari Selasa–Jumat tengah bulan.

Biaya bikin Deposito BNI

Gratis. Bahkan penerbitan bilyet/sertifikat deposito tidak dimintai biaya. Anda hanya perlu bayar meterai yang ditempel pada formulir pendaftaran. Butuh 2–3 lembar. Harga masing-masing Rp6.000,00.

Bahkan Anda tidak perlu bawa uang cash kalau punya saldo pada rekening Taplus, Taplus Bisnis, Taplus Muda, dll. Cukup tunjukkan buku tabungan dan kartu ATM-nya. Setoran awal dan bayar meterai bisa memotong dari situ.

Lagipula, rekening-rekening tadi dapat digunakan sebagai afiliasi. Selain menampung bunga, juga buat mencairkan deposito kelak. Sehingga saat penutupan tidak repot membawa uang tunai. Dengan begitu lebih aman.

Suku bunga Deposito BNI

Salah satu daya tariknya ialah suku bunga tinggi di atas rata-rata. Padahal deposito merupakan investasi paling aman dan bebas risiko. Bayangkan saja, simpanan pokok tidak berkurang. Saat dibutuhkan mendadak bisa dicairkan kembali dengan gampang.

Suku bunga deposito pada BNI dan bank lain naik turun. Tergantung kondisi ekonomi. Dalam keadaan normal besarnya antara 5–7% per tahun. Sedangkan saat pandemi corona seperti sekarang ini mengecil. Berikut detail untuk tenor 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan.

Nominal1 bulan3 bulan6 bulan12 bulan24 bulan
< Rp100 juta3.50%3.50%3.50%3.50%3.50%
≥ Rp100 juta – < Rp1 miliar3.50%3.50%3.50%3.50%3.50%
≥ Rp1 miliar – < Rp5 miliat3.50%3.50%3.50%3.50%3.50%
≥ Rp5 miliar – < Rp50 miliar3.50%3.50%3.50%3.50%3.50%
≥ Rp 50 miliar – ≤ Rp100 miliar3.00%3.00%3.00%3.00%3.00%
> Rp100 miliar3.00%3.00%3.00%3.00%3.00%
Suku bunga Deposito BNI efektif 27 Oktober 2020

Cara menghitung bunga deposito

Suku bunga memang dalam bentuk persentase. Namun, bukan berarti cara menghitungnya tinggal dikali dengan pokok simpanan. Perlu diketahui deposito dikenakan pajak 20% per bulan. Sehingga rumusnya seperti di bawah ini.

Contoh soal: Barack Obama bikin deposito dengan uang Rp100 juta. Ia mengambil tenor 12 bulan. Berdasarkan tabel di atas bunganya 3,5%. Berapa keuntungan yang didapat Obama?

Jawab:

  • Bunga deposito per tahun; Rp100.000.000,00 x 3,5% = Rp3.500.000,00.
  • Bunga deposito per bulan; Rp3.500.000,00 : 12 = Rp291.667,00 (belum dipotong pajak).
  • Pajak deposito per bulan; Rp291.667,00 x 20% = 58.333,00.
  • Total bunga deposito per bulan; Rp291.667,00 – Rp58.333,00 = Rp233.334,00.

Bunga deposito dapat ditransfer setiap bulan ke rekening afiliasi. Jika tidak ada, bisa diambil saat jatuh tempo. Berdasarkan contoh di atas, saat Obama mencairkan akan menerima total uang; Rp100.000.000,00 + (Rp233.334 x 12) = Rp102.800.000,00.

Menghitung bunga menggunakan kalkulator simulasi deposito

Ada metode lain jika Anda malas menghitung manual seperti di atas. Caranya ialah menggunakan kalkulator simulasi. Silakan kunjungi situs resmi bank. Pada laman deposito biasanya tersedia tool tersebut.

Pada web BNI ternyata tidak ada. Namun Anda bisa pinjam simulasi bunga deposito milik bank lain. Baik BCA, BRI, Mandiri, ataupun lainnya. Meski beda bank hasil akhir penghitungan hampir sama. Sebab rumusnya tidak beda.

Cara pakai kalkulator simulasi kurang lebih begini. Di sana setidaknya ada empat kolom: jumlah deposito, tenor, bunga, dan pajak. Isilah semua kemudian klik tombol di bawahnya. Dalam sekejap akan muncul hasil.

Cara menutup deposito BNI

Ada tiga cara: datang ke kantor cabang, via m-banking, dan menggunakan internet banking. Dari tadi bahas pembuatan deposito BNI dengan datang ke bank. Jadi, cara penutupan di bawah ini pun dengan itu juga.

Meski demikian, Anda tidak bisa serta merta ke sana. Menutup dan mencairkan deposito butuh beberapa persyaratan. Antara lain:

  1. Sertifikat deposito atau bilyet asli (bukan fotokopi, jika hilang silakan baca penjelasan di bawah).
  2. Kartu identitas (KTP atau sejenisnnya yang digunakan saat pembukaan deposito).
  3. Buku tabungan dan kartu ATM afiliasi (kalau ada).

Bawalah dokumen tersebut. Sesampai di bank ikuti langkah-langkah ini:

  • Ambil nomor antrean bagian customer service. Walau hendak ditarik tunai, harus melalui CS dulu.
  • Tunggu nomor dipanggil.
  • Saat dilayani, kepada customer service serahkan semua persyaratan dan katakan mau menutup deposito.
  • Mengisi formulir yang dikasih.
  • Selesai. Jika uang hendak diambil cash silakan menuju teller. Jika tidak, tabungan masuk ke rekening afiliasi dalam bentuk saldo.

Biaya penutupan deposito BNI gratis. Jadi, uang simpanan pokok tetap utuh tidak terpotong apapun. Bahkan bisa lebih kalau bunga diambil tahunan. Anda hanya perlu bayar meterai 2–3 lembar. Harga masing-masing Rp6.000,00.

Teleponlah kantor cabang bank dahulu jika tarik tunai di atas Rp100 juta. Tujuannya agar uang disiapkan. Meski lembaga simpan-pinjam, di sana tidak selalu tersedia stok tunai sebanyak itu. Terutama pada cabang kecil.

Mencairkan Deposito BNI di cabang lain

Misal Anda bikin deposito di kota A. Sebelum jatuh tempo, tempat tinggal pindah ke kota B. Bisakah menutup dan mencairkan deposito di cabang BNI lain? (Mau mengurus di kota A lokasinya jauh.)

Seharusnya bisa. Apalagi zaman sekarang antarcabang bank saling terkoneksi dengan baik. Permasalahan apa saja bisa diatasi. Nasabah hanya perlu waktu dan sedikit tenaga untuk mengurus.

Pertama, serahkan semua persyaratan penutupan deposito ke cabang BNI terdekat. Mereka akan mengirimnya ke kantor cabang asal. Proses ini makan waktu 3–7 hari kerja. Lebih cepat atau lambat tergantung jarak kota B ke A.

Setelah itu Anda akan ditelepon bank. Mencairkan deposito BNI beda cabang dengan cara seperti itu dapat berhasil. Anda tinggal datang lagi ke sana untuk mengambil uang. Atau memasukkannya ke dalam rekening afiliasi.

Bilyet deposito hilang, bagaimana?

Syarat penutupan deposito wajib bawa bilyet. Yang asli, bukan fotokopi. Lalu bagaimana jika hilang? Banyak memang penyebabnya. Misal dicuri, jatuh di jalan, rusak, sobek, kebanjiran, kebakaran, dll.

Bilyet deposito hilang tetap aman. Apalagi jika dikaitkan dengan rekening afiliasi. Anda tetap bisa mengecek saldonya melalui internet dan mobile banking. Sama sekali tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Bilyet sekalipun diambil orang tidak bisa disalahgunakan. Sebab pencairan deposito cukup ketat: harus pemilik asli (tidak diwakilkan) dan membawa identitas asli. “Pencuri” dipastikan tidak dilayani karena tidak memenuhi persyaratan tersebut.

Lalu bagaimana saat butuh mencairkan tetapi bilyet hilang? Gampang. Bikinlah surat keterangan kehilangan di kantor polisi. Dengan KTP, datang sendiri (bukan wakil), dan surat kehilangan, sudah cukup untuk mengurusnya sampai berhasil.

Lain-lain

Saya kira ini sudah lengkap mengulas deposito BNI. Mulai dari syarat pembuatan, suku bunga, hingga cara mencairkan. Kalau ada yang terlewatkan cuma sedikit. Seperti: mengapa bikinnya tidak online saja biar tidak repot ke bank?

Jawabannya ialah agar mendapat bilyet. Bagi sebagian orang, selembar sertifikat bisa membuat mereka merasa aman. Sedangkan screenshot gadget tidak. Ditambah, bilyet dapat dijadikan agunan buat mengajukan kredit.

Mungkin satu lagi: bagaimana jika lupa menutup Deposito BNI sementara jatuh tempo sudah berlalu? Banksentral.com menyarankan saat pembuatan pilihlah automatic roll over (ARO). Sehingga bisa diperpanjang otomatis. Suku bunga pun bisa terus berjalan.

Author

Baca artikel perbankan, ekonomi, finansial, dan tips trik keuangan lainnya di bawah.

Write A Comment