Daftar transaksi yang m-BCA dapat lakukan

Antara lain informasi saldo, mutasi rekening, transfer (sesama+antarbank), pembayaran tagihan bulanan (telepon, asuransi, kartu kredit, dll.), dan pembelian (isi ulang pulsa, token listrik prabayar).

SMS banking BCA dinilai sebagian nasabah masih banyak kekurangan. Salah satunya yaitu tidak bisa transfer, baik sesama ataupun antarbank. Jika nasabah ingin melakukan transaksi tersebut menggunakan handphone, mau tak mau harus mendaftarkan nomor telepon pada layanan mobile banking m-BCA juga.

Selain transaksi yang dapat dilakukan lebih banyak, kelebihan m-banking BCA juga terletak pada cara penggunaan yang lebih simpel. Tidak seperti SMS banking BCA yang harus mengetik format kode perintah transaksi dengan benar, pada m-BCA Anda hanya perlu membuka menu SIM-card, pilih menu m-banking, klik m-BCA, dan klik lagi pilihan transaksi yang sesuai dengan kebutuhan.

Sudah terdaftarnya nomor hp Anda pada layanan SMS banking BCA bukan berarti langsung bisa digunakan untuk transaksi mobile banking BCA. Anda harus meregistrasikan lagi. Caranya hampir sama dengan mendaftar SMS banking: bisa melalui ATM ataupun customer service. Setelah sukses teregistrasi dan aktivasi pada ponsel, barulah transaksi-transaksi m-BCA dapat dilakukan.

Baca juga: Cara registrasi dan mengaktifkan mobile banking BCA via ATM dan customer service

Pembagian Transaksi Finansial dan Transaksi Nonfinansial pada Mobile Banking m-BCA

Mengaktifkan m-banking BCA dapat melalui ATM ataupun customer service. Kedua cara ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengaktifkan via ATM memang lebih fleksibel karena bisa diurus kapan saja 24 jam nonstop. Namun hasilnya hanya bisa digunakan transaksi nonfinansial. Untuk transaksi finansial belum bisa.

Sebaliknya, mengaktifkan melalui customer service tidak sebebas via ATM. Anda harus datang ke kantor cabang bank pada jam kerja: sekira pukul 07.30–16.00, hari Minggu dan tanggal merah hari besar nasional tutup. Di samping tidak bebas, syarat yang harus dibawa banyak. Di antaranya kartu identitas berupa KTP, buku tabungan, kartu ATM atau Paspor BCA, dan tentu saja SIM-card yang mau diregistrasikan.

Meskipun begitu, banyak keuntungan yang bisa didapat bila mengaktifkan mobile banking BCA melalui customer service. Jika mengaktifkan via ATM hanya bisa berfungsi sebagai transaksi nonfinansial, mengaktifkan melalui CS akan bisa melakukan keduanya: transaksi finansial dan nonfinansial. Proses pengaktifan juga sepenuhnya dilakukan oleh CS. Anda hanya menunggu sambil duduk, bikin PIN m-BCA, dan selesai.

Bagi yang belum tahu, yang dimaksud transaksi nonfinansial ialah transaksi yang tanpa melibatkan atau perpindahan dana. Contohnya aktivasi, ganti PIN, cek saldo, cek histori transaksi, informasi kurs dan lain sebagainya. Sedangkan transaksi finansial ialah transaksi yang melibatkan atau perpindahan dana. Transaksi ini termasuk transfer, pembelian isi ulang pulsa, bayar tagihan PLN, dan lain-lain.

Baca juga: Perbedaan SMS banking dan Mobile banking pada BCA, BNI, BRI, Mandiri, dan bank lain

Daftar Transaksi yang Dapat Dilakukan m-BCA

Cara transaksi mobile banking BCA ialah menggunakan menu SIM-card. Hampir semua kartu SIM keluaran operator ponsel di Indonesia bisa dipakai. Di antaranya Indosat (Mentari, IM3, Matrix); Telkomsel (Simpati, As, Halo); dan XL.

Jika Anda sudah mengaktifkan m-BCA tetapi ternyata SIM-card yang Anda pakai tidak ada menu m-banking, artinya SIM-card tersebut belum mendukung layanan ini. Solusinya ialah Anda harus minta ganti kartu di Galeri Indosat, GraPARI, XL Center, atau lainnya sesuai kartu yang Anda gunakan. Minta kepada petugas di sana Anda ingin ganti kartu ready m-banking tetapi dengan nomor yang tetap sama. Jika sudah melakukan semua hal di atas, banksentral.com jamin Anda bisa melakukan semua transaksi mobile banking BCA seperti tabel di bawah.

 Kategori Layanan
 m-Info
  • Informasi Saldo,
  • Mutasi Rekening,
  • Info Kurs,
  • Info suku bunga tabungan / deposito Rp / deposito valas,
  • Info kode bank (untuk mengetahui kode transfer antar bank),
  • Info kode perusahaan (yang digunakan pada m-Payment dan m-Commerce),
  • Info nomor kupon undian Gebyar Tahapan BCA,
  • Info rekening Deposito
  • Info NAB dan saldo Reksadana
  • Info saldo dan transaksi kartu kredit BCA
  • Info RDN/Rekening Dana Nasabah (Informasi Saldo & Mutasi Rekening)
  m-Transfer
  • Transfer ke Rekening BCA,
  • Transfer ke Rekening bank lain
 m-Payment Pembayaran berbagai macam tagihan kartu kredit, PLN, PAM, handphone, telepon, asuransi, pendidikan, dan lain-lain
 m-Commerce Pembelian pulsa isi ulang, PLN Prabayar, dan Lainnya (kartu Blitz dan tiket Garuda)
 m-Admin Aktivasi, Ganti PIN, Lainnya (Registrasi dan Hapus Info Kartu Kredit BCA)

Bukti Setelah Melakukan Transaksi m-BCA

Menjalankan menu SIM-card biasanya mata harus terus menatap layar ponsel. Layar juga harus tetap dijaga agar menyala terus. Mengapa? Karena kalau sampai padam, notifikasi hanya akan muncul sekejap sama dan kemudian hilang/kembali ke tampilan menu awal.

Namun, untuk transaksi mobile banking BCA tak perlu Anda khawatirkan. Begitu selesai transaksi, bukti atau notifikasi pemberitahuan terprosesnya transaksi akan masuk ke inbox handphone melalui SMS. Hal ini khusunya pada transaksi finansial. Sehingga bukti dapat disimpan, dilihat kembali, atau bahkan ditunjukkan kepada orang yang bersangkutan.

Transaksi apa saja yang mendapat bukti notifikasi? Selengkapnya silakan lihat tabel.

 Keterangan XL Indosat prabayar Indosat pascabayar Kartu Halo SimPATI AS
 Transaksi nonfinansial 650 600 500 850 1.010 960
 Transaksi finansial 1.300 1.200 1.000 1.450 1.670 1620

Catatan: Biaya Per Transaksi diatas belum termasuk PPN 10%

Baca juga: Cara mengganti nomor m-banking BCA karena terblokir, hangus, ataupun hp hilang

Biaya Akses Transaksi Mobile Banking m-BCA Membutuhkan Pulsa

Mengaktifkan layanan m-banking BCA tidak dikenakan biaya tambahan. Antara yang mendaftarkan dan yang tidak, tarif administrasi bulanan tetap sama. Begitu juga saat registrasinya. Baik melalui ATM ataupun customer service sama-sama gratis.

Meski demikian, saat mengaksesnya-lah yang memerlukan biaya. Biaya ini berupa pulsa dan memotong langsung dari SIM-card Anda. Tarif yang dikenakan dihitung per transaksi. Besarnya sekira 500–1.670 tergantung masing-masing operator. Bila pada SIM-card Anda pulsa kosong, sedikit atau tidak mencukupi maka transaksi akan gagal. Pihak penarik biaya yaitu operator penyedia jaringan ponsel, bukan dari bank.