4 Cara memblokir kartu ATM BRI dan membukanya kembali

Kartu ATM BRI terblokir tidak hanya menjengkelkan, melainkan juga merepotkan. Selain tidak bisa tarik tunai tanpa teller, cara mengurus agar aktif kembali pun susah. Tidak bisa dengan handphone (hp). Mau tidak mau harus datang ke kantor cabang bank.

Meski demikian, kartu ATM BRI terblokir tidak selalu merugikan. Dalam keadaan tertentu justru menguntungkan. Misal saat kartu hilang. Demi menghindari penyalahgunaan oleh orang lain yang menemukan, kita wajib memblokirnya. Dengan begitu saldo di dalam rekening tetap aman alias tidak berkurang.

Benar, ada lebih dari satu penyebab kartu ATM BRI terblokir. Bukan hanya karena kesalahan memasukkan PIN salah tiga kali berturut-turut, melainkan juga cara lain yang dilakukan sengaja. Apa sajakah itu? Berikut Bank Sentral coba menjelaskan sedetail mungkin.

Cara memblokir kartu ATM BRI dengan menelepon call center

Kartu ATM pasti tidak di tangan lagi saat hilang ataupun tertelan mesin. Artinya, kita tidak bisa memblokirnya dengan memasukkan PIN salah sebanyak tiga kali. Untuk mencegah disalahgunakan orang lain yang menemukan, memblokir melalui BRI call center merupakan pilihan paling tepat.

Proses pemblokiran kartu ATM BRI dengan menghubungi call center lumayan ribet. Selain pulsa dengan jumlah lumayan, Anda juga perlu menyiapkan data rekening. Seperti nomor rekening, nama dan alamat sesuai KTP, perkiraan sisa saldo terakhir, nama ibu kandung, dll. Data akan ditanyakan dengan tujuan verifikasi.

Saya kurang tahu call center bisa di-request sesuatu atau tidak. Secara umum, kartu ATM BRI terblokir akan mengakibatkan layanan SMS banking terhapus. Apakah call center bisa dimintai tolong untuk memblokir tetapi tidak menghapus layanan ini? Kalau Anda tahu mohon sampaikan melalui komentar di bawah.

Cara membuka blokiran kartu ATM BRI

Pemblokiran memang melalui call center. Namun bukan berarti cara membukanya melalui itu juga. Anda harus mengurus masalah ini di kantor cabang BRI. Beruntunglah saat ini bisa dilakukan di cabang mana saja. Tidak seperti dulu yang harus di tempat buka rekeningnya.

Meski bebas memilih cabang, Anda tetap harus datang ke sana pada hari dan jam kerja. Tepatnya saat kantor masih buka. Sehingga Anda bisa dilayani. Itupun harus membawa persyaratan membuka kartu ATM BRI terblokir yang diperlukan. Di antaranya kartu identitas berupa KTP dan buku tabungan.

Tidak termasuk antre, waktu yang diperlukan untuk membuka blokiran kartu BRI tidaklah lama. Namun bila persyaratan kurang, misalnya buku tabungan tidak ada, maka harus bikin surat keterangan kehilangan dari kepolisian dulu. Cara bikin dan contoh surat yang dimaksud bisa dilihat di Google.

Cara memblokir kartu BRI dengan memasukkan PIN salah sebanyak tiga kali berturut-turut

Saya yakin hampir semua orang yang salah memasukkan PIN ATM ialah tidak sengaja. Apalagi sampai berturut-turut hingga menyebabkan kartu terblokir. Pasti alasannya yaitu lupa. Namun jangan salah. Di dunia ini pasti ada orang yang melakukan hal itu secara sengaja.

Perlu diketahui. Tiga kali kesalahan PIN yang menyebabkan kartu ATM terblokir yaitu yang berturut-turut. Contoh: salah, salah, dan salah. Seandainya tidak berturut, meskipun jumlah kesalahan lebih banyak, tidak membuatnya terblokir. Misal: salah, salah, benar, salah, salah, benar, dst.

Cara membuka blokiran kartu ATM BRI akibat salah PIN tiga kali ini sama seperti di atas: harus mendatangi kantor cabang bank. Tidak bisa diatasi menggunakan hp. Baik itu menggunakan dengan layanan SMS banking, internet banking, mobile banking, ataupun menelepon call center kembali.

Cara disbale kartu ATM BRI melalui aplikasi BRI Mobile

Teknologi semakin canggih membuat transaksi berbankan bisa dikerjakan menggunakan handphone di tangan. Bukan hanya cek saldo, transfer, pembelian, dan pembayaran, pada BRI juga bisa memblokir kartu ATM. Di bawah ini cara dan gambarnya.

Cara disable dan enable kartu ATM BRI via m-banking
Cara disable dan enable kartu ATM BRI via m-banking
  1. Buka aplikasi BRI Mobile yang terinstal di hp.
  2. Cari dan klik menu Pelayanan Nasabah.
  3. Pilih dan tekan submenu Enable/Disable Kartu.
  4. Masukkan PIN BRI Mobile Anda.
  5. Secara otomatis sistem akan mengirim SMS ke nomor hp yang terdaftar berupa pemberitahuan kartu ATM BRI Anda telah di-disable.

Setelah ter-disable, kartu ATM BRI Anda bisa kembali di-enable-kan. Caranya sama seperti di atas. Disable bukanlah blokir secara sepenuhnya. Sehingga tidak berpengaruh apa-apa pada layanan SMS banking dan Internet banking. Untuk mengaktifkan kembali tidak perlu ke bank.

Cara disable kartu ATM BRI dengan internet banking

BRI Mobile merupakan aplikasi SMS banking dan internet banking menjadi satu. Sehingga mengakses internet banking bisa melalui dua cara: aplikasi dan web. Keduanya sama-sama bisa digunakan untuk memblokir kartu ATM BRI.

Via internet banking BRI versi mobile (aplikasi)

Cara disable dan enable kartu ATM BRI via ib
Cara disable dan enable kartu ATM BRI via ib
  1. Buka aplikasi BRI Mobile dan pilih internet banking.
  2. Masukkan user ID dan password untuk login.
  3. Pilih menu Pelayanan.
  4. Klik menu Disable Enable Kartu.
  5. Pilih nomor rekening yang akan di-disable.
  6. Masukkan password internet banking BRI sekali lagi dan kemudian OK.
Cara disable dan enable kartu ATM BRI via internet banking
Cara disable dan enable kartu ATM BRI via internet banking

Via internet banking BRI versi web

  1. Buka browser dan kunjungi alamat BRI internet banking https://ib.bri.co.id/.
  2. Masukkan user ID, password, dan nomor validasi untuk login.
  3. Pilih menu Layanan Nasabah.
  4. Memilih submenu Disable dan Enable.
  5. Masukkan password internet banking dan klik OK.
  6. Penonaktifan kartu ATM telah berhasil.

Sama seperti menggunakan aplikasi, disable kartu ATM BRI dengan internet banking pun bukan pemblokiran paten. Sehingga Anda sendiri bisa meng-enable-kan kembali tanpa perlu ke kantor cabang bank. Cukup menggunakan handphone ataupun laptop bisa.

Lebih baik memblokir kartu ATM BRI pakai cara apa?

Banyaknya cara memblokir kartu ATM BRI membuat sebagian bertanya: lebih baik pakai yang mana? Jawabannya tergantung tujuan. Jika ingin benar-benar aman maka sebaiknya blokir secara paten. Kekurangannya harus unblock di kantor cabang dengan persyaratan yang lumayan banyak.

Jika dirasa “memblokir” dengan aplikasi atau web saja sudah cukup, itupun bisa dipilih. Keuntungannya Anda bisa membuat kartu ATM aktif kembali sendiri. Tidak perlu mendatangi customer service dan re-issue PIN baru yang biayanya sekira Rp5.000,00.

Leave A Reply

Navigate