Ganti buku tabungan BNI rusak atau halaman habis

Buku tabungan BNI habis dan tidak layak pakai perlu diganti baru. Biaya murah, syarat dan caranya pun mudah. Sayangnya nasabah harus ke kantor cabang sendiri alias tidak diwakilkan orang lain.

Buku tabungan BNI relatif tipis. Ia hanya sepuluh lembar. Meski demikian bakalan awet. Apalagi bagi pengguna yang jarang print out. Bertahun-tahun tidak habis/penuh halamannya.

Saking lamanya, buku tabungan kadang rusak lebih dahulu. Bisa lecek, kusam, sobek, basah, atau bahkan terbakar serta hilang. Kalau sudah begini sebaiknya diganti baru.

Penggantian buku tabungan rusak maupun halaman habis diperbolehkan. Caranya datang ke kantor cabang bank untuk menemui customer service. Jangan lupa bawa persyaratan yang diperlukan.

Sayang, mayoritas kantor bank hanya buka pada hari kerja. Akhirnya nasabah-sibuk pun bertanya: apakah bisa diwakilkan? Bagaimana jika beda cabang? Kemudian berapa biayanya?

Bagaimana kalau tidak diganti?

Jika kebutuhan Anda hanya transaksi, buku tabungan tidak begitu diperlukan. Apalagi kalau rekening terdaftar e-banking. Semua bisa melalui ATM, SMS banking, m-banking, dan i-banking.

Meski demikian, fungsi buku tabungan lebih dari itu. Ia dibutuhkan saat fasilitas di atas bermasalah. Mengatasi ATM dan e-banking terblokir, lupa password, dan sebagainya di bank harus menyertakan buku tabungan.

Kondisi begitu pun tidak bermasalah. Mengurus e-banking boleh menggunakan buku tabungan BNI rusak ataupun halaman habis. Paling penting jangan sampai hilang biar tidak memerlukan surat kepolisian.

Mengurus buku tabungan BNI rusak dan halaman habis

Bagaimanapun disarankan ganti. Rusak ataupun halaman penuh, cara mengurusnya tidak berbeda. Silakan datang ke kantor cabang BNI terdekat. Bawa dokumen berikut agar memenuhi persyaratan.

Syarat

  • Kartu identitas. Sesuaikan dengan yang Anda pakai saat buka rekening. Bisa KTP, SIM, kartu pelajar, atau sejenisnya.
  • Kartu ATM. Saya kurang tahu alasan harus membawanya. Padahal tidak diapa-apakan. Jelasnya, customer service bakal meminta kita menunjukkan.
  • Buku tabungan. Bawa sebagai bukti telah rusak atau habis. Juga bukti kepemilikan rekening.

Uang. Ganti buku tabungan tidak gratis. Namun tenang, harganya tidak mahal. Di bawah Rp5.000,00 + Rp10.000,00 buat bayar meterai yang ditempel pada formulir pengajuan.

Langkah-langkah

  1. Kunjungi kantor BNI terdekat atau cabang asal pembukaan rekening. Persyaratan di atas jangan lupa dibawa.
  2. Ambil nomor antre sesampai di bank. Jika bingung karena pengalaman pertama, jangan ragu bertanya kepada security. Ia stand by di depan pintu masuk.
  3. Tunggu hingga nomor antre mendapat giliran dilayani.
  4. Saat dilayani, katakan bahwa Anda mau ganti buku tabungan karena rusak atau halaman penuh/habis.
  5. Setelah mengecek kelengkapan syarat, customer service kemudian memberikan Anda formulir pengajuan buku tabungan baru.
  6. Isilah dengan data benar dan kemudian serahkan kembali kepada customer service.
  7. Ia kemudian mengambil buku tabungan kosong dan mencetakkan atas nama Anda.
  8. Selesai. Setelah dibayar, buku tabungan baru BNI bisa Anda bawa pulang.

Semua proses di atas tidak lama. Hanya sekira 10–30 menit (di luar waktu antre).

Biaya ganti buku tabungan

Harga buku tabungan BNI sangat murah. Taplus—rekening yang banyak dipakai nasabah—cuma Rp1.500,00. Begitu juga dengan Taplus Muda yang tidak menggunakan e-statement.

Tipe lain bahkan gratis. Web resmi BNI sendiri tidak mencantumkan harganya. Berdasarkan pengalaman, saya bikin deposito dengan dua lembar bilyet tidak dimintai ongkos pembuatan.

Meski demikian, tetap disarankan membawa uang di bawah Rp50.000,00. Buat jaga-jaga kalau aturan ganti buku tabungan BNI berubah. Juga untuk membayar meterai Rp10.000,00.

Lupa membawa uang tidak masalah. Anda bisa mengambil di ATM. Pada area bank umumnya tersedia. Jika tidak, minta tolong kepada customer service untuk memotong langsung dari saldo.

Tarif di atas dikenakan hanya sekali. Beda dengan biaya administrasi yang setiap bulan pada tanggal tertentu.

Ganti buku tabungan beda cabang

Mengurus buku tabungan BNI tidak membutuhkan surat keterangan domisili. Namun, bakal dipermudah di kantor bank sewilayah dengan KTP. Bahkan kalau bisa cabang asal pembukaan rekening.

Meski demikian tidak ada salahnya dicoba. Misal Anda bikin rekening di Kota A. Kemudian pindah rumah ke Kota B. Jika lokasi A sangat jauh, silakan coba saja ganti buku tabungan yang rusak di Kota B.

Selama kartu identitas masih sama seperti saat buka rekening (tidak ganti nama, alamat, dll.) harusnya langsung dilayani. Jika ada perubahan, saran banksentral.com bawa kartu identitas yang lama juga.

Tetap ditolak padahal butuh banget buku tabungan? Buka saja rekening baru di cabang tersebut. Anda bisa memperoleh buktab saat itu juga. Akan tetapi nomor rekening tidak sama dengan sebelumnya.

Bisakah ganti buku BNI diwakilkan?

Mengurus buku tabungan rusak/habis harus datang ke bank. Tidak bisa via telepon ataupun online. Sayangnya, mayoritas kantor cabang bank hanya buka Senin—Jumat. Itupun dari pukul 8.00–16.00 saja.

Masalahnya ialah nasabah sibuk pada hari dan jam segitu. Jika mau ganti buku tabungan, apakah bisa diwakilkan orang lain? Ternyata tidak, meskipun perwakilannya orang terdekat: keluarga, saudara, dll.

Beruntunglah jika Anda tinggal di kota besar. Di sana terdapat 1–2 kantor cabang BNI yang buka meskipun akhir pekan. Jika berminat, silakan buka link untuk mengetahui lokasi banknya.

Soal sering ditanya

Apakah buku tabungan rusak dan halaman habis bisa dipakai?

Jelasnya, rekening tetap aktif. Anda bisa transfer dan transaksi lainnya melalui e-banking. Begitu juga kalau ditransfer. Uang akan masuk.

Apakah ganti buku tabungan BNI membuat nomor rekening berubah?

Tidak. Norek tetap sama seperti sebelumnya.

Apakah buku tabungan BNI diganti dapat menyebabkan saldo hilang?

Tidak. Meski buku berubah menjadi baru dan banyak halaman kosong, selama nama dan nomor rekeningnya sama maka jumlah saldo di dalamnya tidak berkurang ataupun bertambah.

Default image
Admin
Mendirikan banksentral.com tahun 2017 setelah agak banyak web yang dibuat. Hobinya memang mencoba hal baru, termasuk bikin rekening bank. Namun, yang aktif dan digunakan saat ini hanya BNI, BRI, dan Jenius.
Articles: 131

Leave a Reply